Setelah Ezra Walian, 4 Pemain Ini Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Setelah Ezra Walian, 4 Pemain Ini Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melalu Sekretaris Jenderal (Sekjen), Yunus Nusi, baru saja memastikan bahwa Ezra Walian dapat membela kembali Timnas Indonesia. Sebab, Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) melalui Komite Status Pemain mengirimkan surat terkait status pemain tersebut.

Dalam keterangannya, permohonan PSSI untuk perubahan asosiasi Ezra Walian diterima. Dengan begitu, pemain berdarah Indonesia dan Belanda itu bisa membela Timnas Indonesia di ajang internasional.

Proses perubahan asosiasi Ezra sendiri diketahui tak berjalan mudah. PSSI harus menunggu cukup lama agar prosesnya bisa selesai. Ezra sendiri sudah dinaturalisasi pada 2017, tetapi baru hari ini proses administrasi untuk penggantian asosiasi terselesaikan.

Usai Ezra Walian, kini PSSI tengah menunggu rekomendasi dan road-map dari Pelatih Timnas Indonesia, yakni Shin Tae-yong, terkait proses pemain naturalisasi lainnya.

“Terkait proses naturalisasi pemain lainnya, kami masih menunggu rekomendasi dan road-map dari pelatih Shin Tae-yong. Saat ini, dia dan pemain timnas Indonesia masih menjalani karantina sesuai tiba dari Dubai, UEA, pada Sabtu 12 Juni 2021 kemarin,” tutur Yunus Nusi, sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI, Senin (14/6/2021).

PSSI memang memiliki beberapa pesepakbola yang bisa dinaturalisasi agar akhirnya membela Timnas Indonesia. Sejumlah pemain itu, kini masih merumput di beragam klub di luar negeri. Siapa saja mereka? Berikut empat pemain yang bisa dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia.

4. Sandy Walsh

Salah satu pemain yang bisa dinaturalisasi oleh Indonesia ialah Sandy Walsh. Bek asal Belanda ini juga diketahui berdarah Indonesia. Usianya yang masih cukup muda, yakni menginjak 26 tahun bisa menjadi prospek jangka panjang untuk skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia.

Soal kemampuan, Walsh tentunya tak perlu diragukan. Dia pernah membela Timnas junior Belanda, dan turut membantu Timnas Belanda U-17 menjadi juara Piala Eropa pada 2013. Kini, bek kelahiran 14 Maret 1995 itu tengah membela klub sepakbola Belgia, KV Menchelen.

3. Kevin Diks

Berikutnya, ada nama Kevin Diks. Pemain yang satu ini juga memiliki darah campuran Indonesia dan Belanda, sama seperti Sandy Walsh.

Usia Kevin Diks lebih muda dua tahun dari Walsh. Dengan begitu, dia juga menjadi prospek jangka panjang bagi Timnas Indonesia. Diks sendiri sudah punya pengalaman apik di dunia sepakbola dengan membela sejumlah klub tersohor Eropa, salah satunya Fiorentina.

2. Shayne Pattynama

Selain dua nama itu, ada Shayne Pattynama. Sosok Shayne Pattynama juga sempat menjadi perbincangan hangat jagat sepakbola nasional. Sosok bek asal Belanda ini pernah memperkuat tim muda di FC Utrecht.

Pattyanama bahkan sukses meraih gelar juara Liga Eredivisie U-17 bersama FC Utrecht. Usianya yang baru 22 tahun menarik untuk bisa memperkuat lini belakang Timnas Indonesia.

1. Ragnar Oratmangoen

Terakhir, ada nama Ragnar Oratmangoen. Sama seperti tiga nama sebelumnya, winger berusia 23 tahun tersebut juga berasal dari Belanda.

Ragnar Oratmangoen saat ini memperkuat SC Cambuur di kasta kedua Liga Belanda. Sang pemain pun mengakui memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang memiliki keturunan Maluku.

Berita Olahraga