Menuju Aprilia: Maverick Vinales Diisukan Tekad Putus Kontrak Yamaha Lebih Awal

Menuju Aprilia: Maverick Vinales Diisukan Tekad Putus Kontrak Yamaha Lebih Awal

arenasportsid –  Hubungan Maverick Vinales dan Monster Energy Yamaha tampaknya sudah sulit untuk diselamatkan. Hanya beberapa jam usai merebut pole dalam sesi kualifikasi MotoGP Assen, Belanda, Sabtu (26/6/2021), Vinales dikabarkan ingin memutus kontrak Yamaha setahun lebih awal demi pindah ke Aprilia Racing pada 2022.

Kabar ini pun menggemparkan Twitter pada Sabtu malam waktu Assen, pertama kali muncul lewat twit dari wartawan DAZN asal Spanyol, Ricard Jove. Uniknya, Jove juga merupakan eks manajer Blusens Team, skuad yang dibela Vinales saat masih berlaga di Moto3 pada 2011 dan 2012 lalu.

Vinales telah membela tim pabrikan Yamaha sejak 2017, usai meninggalkan Suzuki Ecstar yang ia bela pada dua tahun pertamanya di MotoGP. Vinales diminta Yamaha menjadi pengganti Jorge Lorenzo, yang kala itu memilih hengkang ke Ducati Team usai membela Yamaha selama sembilan musim dan menyabet tiga gelar dunia.

Puncak Frustrasi Terjadi di Sachsenring

Meski begitu, harapan juara dengan Vinales sampai kini belum bisa diwujudkan Yamaha. Awal musim ini, Top Gun menang besar di Seri Qatar, namun sejak itu belum naik podium lagi. Ia bahkan terbayangi gemilangnya hasil Fabio Quartararo. Puncak rasa frustrasi Vinales pun terjadi di Seri Sachsenring, di mana ia finis ke-19 alias terbuncit.

Uniknya, setiba di Assen, Vinales membatalkan niat meniru seluruh setup Quartararo, memilih pakai setupnya sendiri di Sachsenring tanpa sedikitpun modifikasi. Hasilnya, Vinales justru menguasai tiga sesi latihan, duduk di posisi kedua di latihan keempat (FP4), dan bahkan merebut pole. Namun, tampaknya hasil ini tetap tak menyembunyikan fakta bahwa Vinales sudah kecewa berat pada Yamaha.

“Kabar mengejutkan bisa saya sampaikan lebih awal dan 95% pasti! Maverick Vinales akan memutus kontraknya dengan Yamaha dan, PERHATIAN, tujuannya bisa jadi APRILIA!!! Sebagai tandem Aleix Espargaro! Besok kami akan bahas semuanya dengan Anda di @DAZN_ES,” tulis Jove, hanya beberapa jam setelah Vinales merebut pole.

Aprilia Memang Sedang Cari Rider Kedua

Selama membela tim pabrikan Yamaha, Vinales telah meraih 14 pole, 23 podium, dan 8 kemenangan. Peringkat terbaiknya adalah peringkat ketiga pada 2017 dan 2019. Meski belum ada pernyataan resmi, gosip ini pun seolah membenarkan adanya keretakan hubungan antara Vinales dan Yamaha akibat hasil balap yang tak sesuai harapan.

Di lain sisi, Aprilia sendiri memang sedang mencari rider yang bisa dijadikan tandem kuat bagi Aleix Espargaro. Saat ini, ia ditandemkan dengan Lorenzo Savadori, namun rider Italia itu sejak awal musim sudah digosipkan bakal digantikan Andrea Dovizioso, yang belakangan menjadi test rider Aprilia dan telah menjalani tiga uji coba.

Namun, usai Dovizioso menjalani uji coba di Misano pada 23-24 Juni lalu, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, mengaku pihaknya punya opsi selain ‘Dovi’. Sejak tahun lalu, mereka memang digosipkan saling lirik dengan rider Moto2, Joe Roberts. Meski begitu, kedatangan Vinales juga bisa jadi tambahan yang solid bagi skuad asal Noale, Italia, ini.

Sumber: Twitter/Ricard Jove, DAZN

Berita Olahraga