Man City vs Chelsea, Kovacic Tak Masalah The Blues Dianggap Tim Underdog

Man City vs Chelsea, Kovacic Tak Masalah The Blues Dianggap Tim Underdog

arenasportsid  –  Penggawa Chelsea, Mateo Kovacic tak mempermasalahkan timnya yang dianggap sebagai underdog di final Liga Champions 2020-2021, yang akan berlangsung pada Minggu 30 Mei 2021 dini hari WIB. Ia menyadari bahwa lawannya di final, yakni Manchester City adalah tim yang hebat.

Kovacic sadar bahwa Chelsea bakal menghadapi tim yang baru saja memastikan diri menjadi juara Liga Inggris 2020-2021. Tentunya memenangkan kompetisi Liga Inggris adalah hal yang tidak mudah, hanya tim-tim hebat saja yang mampu melakukannya.

Meski tahu laga final Liga Champions nanti akan sangat berat dan Chelsea tak diunggulkan, Kovacic nyatanya tidak gentar. Pasalnya ia percaya bahwa Chelsea memiliki peluang yang sama dengan The Citizens –julikan Man City– untuk memenangkan trofi si Kuping Besar tersebut.

Kovacic percaya jika Chelsea dapat mengeluarkan permainan terbaiknya, maka mereka sanggup mengalahkan Man City di final yang berlangsung di Stadion Dragao, Portugal tersebut. Apalagi, Chelsea semenjak ditangani Thomas Tuchel pada akhir Januari 2021 sudah pernah mengalahkan Man City dua kali.

“Man City adalah tim yang hebat. Mereka memenangkan Liga Inggris, mungkin kami adalah tim yang tidak diunggulkan (underdog) di final, tetapi menurut saya ini hanya satu pertandingan di mana kami harus menunjukkan yang terbaik. Kami memiliki peluang yang sama. Kami yakin akan berada di level terbaik kami dan berusaha mencoba dan memenangkan pertandingan nanti,” jelas Kovacic, mengutip dari Football London, Selasa (25/5/2021).

Terkait permasalahan Chelsea yang sukses mengalahkan Man City di dua pertemuan terakhir mereka, Kovacic anggap hasil tersebut tak bisa dijadikan patokan pada laga final nanti. Ia merasa laga final nanti berbeda.

Sebab itulah Kovacic pun senada dengan Tuchel yang merasa dua kemenangan mereka atas Man City di musim ini tak berarti apa-apa untuk final Liga Champions 2020-2021. Mungkin yang bisa mereka petik dari dua laga sebelumnya adalah memperbaiki apa yang kurang dan memaksimalkan potensi terbaik mereka.

“Menurut saya itu (dua kemenangan atas Man City) tidak mengubah apa pun. Setiap pertandingan tentunya tak sama. Kami pernah mengalahkan mereka dua kali dimusim ini, tapi itu semua adalah laga yang berbeda. Setiap pertandingan berbeda dan kami harus melupakan laga sebelumnya,” sambung Kovacic.

“Kami hanya bisa melihat hal-hal baik dan buruk yang telah kami lakukan saat melawan mereka untuk menjadi lebih baik. Namun, laga final nanti itu akan menjadi sebuah pertandingannya yang berbeda. Tidak ada tim favorit. Ini adalah pertandingan baru, pertandingan yang amat besar,” imbuhnya.

Untuk mengingat kembali, momen Chelsea permalukan Man City itu terjadi saat The Blues telah diambil alih oleh Tuchel dari Frank Lampard pada akhir Januari 2021. Chelsea pernah menaklukkan Man City 1-0 di semifinal Piala FA 2020-2021. The Blues juga menang saat bersua Kevin De Bruyne dan kawan-kawan kala bertemu di pekan ke-35 Liga Inggris musim ini dengan skor akhir 2-1.

Berita Olahraga