Jorge Lorenzo ke Franco Morbidelli: Sudah Pergi dari Yamaha Saja!

Jorge Lorenzo ke Franco Morbidelli: Sudah Pergi dari Yamaha Saja!

arenasportsid  –  Jorge Lorenzo mengaku kesal dengan sikap kurang adil yang ditunjukkan manajemen Tim Yamaha kepada Franco Morbidelli. Bahkan, Lorenzo pun menganjurkan agar Morbidelli mempertimbangkan untuk pindah ke tim lain secepatnya.

Sebagaimana diketahui, Morbidelli memang resmi menjadi bagian dalam Tim Petronas Yamaha SRT sebelum MotoGP musim 2019. Hal tersebut terjadi setelah tim yang dinaunginya Tim Marc VDS Honda berubah nama menjadi Petronas Yamaha SRT di MotoGP 2019.

Selama membela Tim Petronas Yamaha SRT, kiprah Morbidelli memang bisa dikatakan sangat mengesankan. Bahkan pada MotoGP 2020, pembalap jebolan akademi VR46 tersebut berhasil menyabet status sebagai runner-up.

Ya, Morbidelli memang menunjukkan performa luar biasa sepanjang MotoGP 2020. Bahkan pembalap berkebagsaan Italia tersebut berhasil mengklaim lima podium, yang tiga di antaranya adalah kemenangan.

Meski menunjukkan performa luar biasa di MotoGP 2020, Morbidelli nyatanya tidak mendapatkan perhatian lebih dari Tim Yamaha. Hal tersebut terbukti dengan tidak diberikan YZR-M1 terbaru dari Tim Yamaha untuk Morbidelli di MotoGP 2021.

Kondisi tersebut lantas membuat kiprah Morbidelli di MotoGP 2021 benar-benar mengecewakan. Pasalnya dalam lima balapan yang sudah berlalu, pembalap berkebangsaan Italia tersebut baru sekali meraih podium kala mengaspal di MotoGP Spanyol 2021.

Sikap Tim Yamaha tersebut pun membuat Lorenzo merasa benar-benar kesal. Ya, Lorenzo menilai tidak sepatutnya Tim Yamaha membeda-bedakan Morbidelli dengan pembalap lainnya. Lorenzo pun lantas menyarankan agar Morbidelli pindah saja ke tim lain di kejuaraan dunia tahun depan.

“Opini saya mungkin cukup keras, namun saya memang merasa dalam kasus ini Yamaha tidak memperlakukan Franco dengan cara terbaik, padahal dia menjadi runner-up tahun lalu,” jelas Lorenzo, sebagaimana disadur dari Motorsport Total, Selasa (25/5/2021).

“Ducati saja bisa memberikan motor yang praktisnya sama untuk keempat pembalap mereka, dan Yamaha justru tak melakukannya, tepatnya pada Franco. Kini, saya yakin Franco sudah harusnya menuntut perlakuan yang sama dari Yamaha,” imbuh pria asal Spanyol itu.

“Franco juga bisa mulai bicara dengan pabrikan lain, atau pabrikan yang menginginkannya. Tapi sekalinya ia pakai helm dan naik motor, ia harus fokus mengeluarkan potensi terbaiknya dan menunjukkan kepada Yamaha bahwa mereka sudah salah besar tak memberinya perlakuan yang adil,” tuntasnya.

Berita Olahraga