FIFA Setujui Penggunaan Video Support System di Piala Dunia Futsal di Lithuania

FIFA Setujui Penggunaan Video Support System di Piala Dunia Futsal di Lithuania

FIFA Futsal World Cup Lithuania 2021™ pada 12 September hingga 3 Oktober mendatang akan menjadi catatan sejarah penting dari perkembangan teknologi di dunia olahraga khususnya futsal.

FIFA telah menyetujui penggunaan dukungan video (Video Support System) di Piala Dunia Futsal FIFA Lithuania 2021.

Keputusan tersebut sejalan dengan tujuan FIFA memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas sepak bola, sebagaimana diatur dalam Visi 2020-2023.

Untuk pertamakalinya sistem ini digunakan, dan hal itu dinilai akan berdampak positif pada permainan.

Video Support System terdiri dari operator peninjau dan monitor yang dtempatkan di sisi lapangan di mana wasit dapat langsung memeriksa ketika terjadi insiden tertentu.

Wasit dan tim akan mendapat manfaat dari pemutaran ulang video. Teknologi ini telah diuji di beberapa liga futsal papan atas di Eropa.

Berikut ini tipe insiden spesifik yang dapat ditinjau ulang melalui Video Support System :

1. Situasi gol / tidak gol

2. Insiden di Area Penalti

3. Insiden yang menyebabkan Kartu Merah Langsung

4. Potensi Kasus kesalahan pengambilan Keputusan wasit

Pierluigi Collina, Ketua Komite Wasit FIFA, mendukung pengenalan video support system dan menanggapi dengan atusias pelaksanaannya.

“Ini adalah tonggak penting bagi permainan futsal. pengenalan video support system di tingkat tertinggi kompetisi internasional tentu akan menjadi sistem inovatif untuk olahraga ini. Inovasi ini memungkinkan peninjauan cepat atas insiden spesifik di lapangan dan pada akhirnya memastikan hasil yang lebih adil.”

Wasit akan memiliki kesempatan untuk memeriksa insiden, dan untuk mengklarifikasi momen-momen yang menentukan dalam pertandingan futsal. Teknologi ini telah diuji di beberapa kompetisi dan juga telah beroperasi di Lithuania, negara tuan rumah Piala Dunia Futsal FIFA 2021™. Selain itu, konsultasi yang dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan futsal, termasuk pelatih dan pemain top, menghasilkan feed back yang sangat positif mengenai sistem tersebut.

“Tentu saja, penerapan setiap elemen baru yang diperkenalkan ke dalam game selalu menimbulkan tantangan; namun, reaksi dari komunitas futsal sangat positif. Pelatih dari tim yang memenuhi syarat akan segera diberi pengarahan tentang alat inovatif dan fokusnya adalah menghadirkan Piala Dunia Futsal yang fantastis dan berteknologi modern” tambah Collina.

Pada kompetisi nasional resmi di bawah FFI, seperti Liga Futsal Profesional, teknologi yang mendukung dan mempermudah kinerja wasit juga sudah diterapkan pada musim terakhir 2020.

Intercom V4, atau yang biasa disebut alat komunikasi 4 arah ini terbukti dapat memudahkan wasit untuk memberikan keputusan yang cepat dan efektif karena sistem komunikasi yang mereka kenakan memberikan kemudahan komunikasi 4 arah tanpa harus saling mendekati.

Wahyu Wicaksono, Wasit Indonesia berlisensi FIFA Referee sejak tahun 2018 bercerita tentang pengalamannya menggunakan Intercom V4 selama bertugas di Liga Futsal professional 2020.

”Yang pasti dengan adanya referee Communications system, kami para wasit yang bertugas sangat terbantu, yang menarik ketika sebelum adanya itu, kita sering menggunakan signal-signal rahasia untuk berkomunikasi. hal yg sangat terbantu adalah ketika ada pengambilan keputusan, apalagi saat ada situasi genting yang membutuhkan dukungan dari team wasit” ujar Wahyu menjelaskaya.

“Kami tentunya berharap Teknologi garis gawang (Goal-line Technology) bisa diadopsi di kompetisi nasional di masa depan, ini bisa sangat membantu saat ada nya keadaan kritis seperti kemelut yang terjadi di garis gawang, dan tentunya Rekaman video Pertandingan juga sudah membantu referee untuk evaluasi dan meminimalisir kesalahan di Pertandingan selanjutnya”.

Berita Olahraga