Duel Udinese vs Juventus Diwarnai Spekulasi Allegri, Pirlo Mengaku Tidak Panik

Duel Udinese vs Juventus Diwarnai Spekulasi Allegri, Pirlo Mengaku Tidak Panik

arenasportsid –  Andrea Pirlo mendapat tekanan berat jelang laga tandang Juventus melawan Udinese pada giornata ke-34 Serie A 2020/2021. Pelatih asal Italia itu kabarnya akan dipecat dan digantikan Massimiliano Allegri jika sampai gagal meraih hasil positif.

Pirlo ditunjuk menggantikan Maurizio Sarri pada 8 Agustus 2020 dengan misi membantu Juventus menjuarai Serie A untuk kesepuluh kali secara beruntun. Tapi, tugas itu dipastikan tidak akan bisa terpenuhi.

Dominasi Juventus di Italia yang sudah berlangsung sejak 2011/2012 sebentar lagi akan dirusak Inter Milan. Sebab, setelah menang 2-0 di kandang Crotone, I Nerazzurri hanya perlu satu poin lagi untuk mengamankan Scudetto.

Ini jelas memperburuk catatan Pirlo setelah sebelumnya membiarkan Juventus disingkirkan Porto di babak 16 besar Liga Champions. Padahal dia sempat mendapat pujian ketika sukses membantu La Vecchia Signora melibas Napoli 2-0 di ajang Supercoppa Italiana, 21 Januari silam.

Kini satu-satunya jalan Pirlo untuk meraih gelar bergengsi pada debut musimnya adalah memenangi Coppa Italia. Pasalnya, Cristiano Ronaldo dkk sudah sampai final dan akan meladeni Atalanta pada 20 Mei mendatang.

Tapi, sebelum itu, Pirlo harus terlebih dahulu menundukan Udinese di Dacia Arena – Stadio Friuli, nanti malam. Sebab, jika kalah, Juventus yang saat ini menempati posisi lima klasemen sementara Serie A bisa gagal meraih tiket Liga Champions.

Bila sampai terjadi, Pirlo kemungkinan besar bakal dipecat dan urung merasakan final Coppa Italia. Sebab, Allegri ditengarai sudah siap melanjutkan tugasnya. Rumornya makin kencang setelah John Elkann selaku CEO of Exor-perusahan yang mengusai Juventus-melakukan sidak ke tempat latihan.

Meski terancam jadi pengangguran, Pirlo menegaskan konsentrasinya tidak terganggu. Dia tetap fokus kepada Udinese. “Saya baik-baik saja. Saya sudah berbicara dengan pemilik saat itu. Ini bukan pertama kalinya mereka datang. Kami sempat berbincang mengenai banyak hal,” ucapnya.

“Saya tetap tenang mengenai pekerjaan saya. Saya telah membaca mengenai sejumlah calon pengganti dari Anda. Tapi, saya tidak akan membiarkan diri terpengaruh. Saya akan fokus dengan apa yang harus saya lakukan,” lanjut Pirlo, dilansir skysport.

Pirlo mengaku tidak peduli apakah nantinya akan dipecat atau diberi kesempatan kedua. Sebelum ada ketuk palu, dia hanya akan fokus melakoni pertandingan tersisa Juventus dan berusaha memenangkannya.

“Kami selalu sadar ini momen yang sangat penting. Kami masih punya 15 poin yang diperebutkan ditambah final Coppa Italia. Semua pertandingan sangat krusial dan kami akan fokus pada pertandingan selanjutnya,” jelas Pirlo.

“Target saya adalah memenangi pertandingan tersisa yang bisa berujung tiket Liga Champions dan menjuarai Coppa Italia. Saya tidak memikirkan hal lain. Saya sangat tenang dan penuh konsentrasi,” lanjutnya.

Meski demikian, Pirlo akan tetap waspada saat bentrok Udinese. “Udinese adalah tim dengan kekuatan fisik. Punya pemain dengan skill bagus dan jarang kebobolan. Ini akan jadi laga yang sulit. Ronaldo akan tampi dengan Dybala karena Alvaro Morata tidak dalam kondisi terbaik,” tegasnya.

Berita Olahraga