5 Pelajaran dari Kemenangan Chelsea: Lukaku Balik, Saul Main Apik!

5 Pelajaran dari Kemenangan Chelsea: Lukaku Balik, Saul Main Apik!

Chelsea menunjukkan kualitasnya dalam kemenangan 2-0 atas Tottenham di leg pertama Carabao Cup 2021/22, Kamis (6/1/2022). Pasukan Thomas Tuchel layak memetik kemenangan.

Bermain di Stamford Bridge, Chelsea main sangat rapi untuk mengalahkan Spurs. Tim tamu membuat kesalahan di babak pertama dan The Blues bisa memanfaatkannya dengan sangat baik.

Dua gol kemenangan Chelsea tercipta di babak pertama lewat aksi Kai Havertz (5′) dan bunuh diri Ben Davies (34′). Spurs terus mencoba mencetak gol balasan, tapi pertahanan Chelsea bermain rapi.

Hasil ini terasa sangat memuaskan karena Chelsea menyuguhkan permainan terbaik mereka dalam taktik akurat. Laga ini juga jadi panggung pertunjukan beberapa pemain yang tampil luar biasa.

Paling tidak ada 5 pelajaran penting yang tersisa dari kemenangan Chelsea kali ini. Apa saja? Scroll ke bawah yuk, Bolaneters!

1. Lukaku balik

Pertandingan ini seolah-olah jadi panggung permintaan maaf Lukaku setelah membuat masalah di luar lapangan. Striker Belgia ini bermain cukup apik selama 90 menit.

Lukaku membutuhkan menit bermain untuk mengembalikan kepercayaan dirinya dan laga ini adalah panggung yang tepat. Kehadirannya memberikan dinamika berbeda di lini serang The Blues.

Masalah Lukaku dengan Tuchel dan tim tampaknya sudah dilupakan. Chelsea bermain sangat padu sebagai tim.

2. Saul main apik

Saul Niguez selalu dikritik sejak pertama kali tiba di Stamford Bridge, tapi tidak untuk pertandingan kali ini. Saul bermain luar biasa sebagai partner Jorginho di tengah.

Laga ini layak disebut sebagai panggung pertunjukan terbaik Saul dalam kostum Chelsea. Dia membuat tekel-tekel penting untuk menghentikan serangan balik Spurs.

Tak hanya itu, Saul juga aktif naik ke depan menghubungkan bola dengan para penyerang. Dia menunjukkan alasannya layak bermain untuk Chelsea.

3. Gol Havertz

Kai Havertz mencetak gol pembuka Chelsea di laga ini. Menariknya, Havertz tampak lebih suka mencetak gol di Carabao Cup.

Opta mencatat winger Jerman itu sudah mencetak 5 gol dalam 3 penampilan di Carabao Cup. Angka itu tidak terpaut jauh dari catatan golnya di Premier League, yaitu 6 gol dari 42 penampilan.

Havertz juga menunjukkan keserbabisaannya sebagai penyerang. Kali ini dia diminta mengisi pos sayap kiri dan bermain sangat baik di posisi itu

4. Panggungnya Kepa

Chelsea beruntung punya dua kiper dengan kualitas yang tidak jauh berbeda. Edouard Mendy unggul dengan konsistensinya, tapi Kepa Arrizabalaga selalu bisa diandalkan.

Kepa memang diberi kesempatan bermain di turnamen selain liga dan dia memaksimalkan kesempatan itu dengan sangat baik. Kali ini Kepa membungkus clean sheet lewat performa luar biasa.

Fans Chelsea juga terlihat memberikan dukungan penuh pada Kepa. Kompetisi internal untuk penjaga gawang berlangsung sehat.

5. Menuju final keempat Tuchel

Thomas Tuchel baru setahun melatih Chelsea tapi dia terus membuktikan kualitasnya sebagai pelatih top. Tinggal selangkah lagi Chelsea bakal mencapai final Carabao Cup.

Menariknya, jika berhasil itu bakal jadi final keempat Tuchel sejak melatih Chelsea. Musim lalu dia bisa membawa The Blues menjuarai Liga Champions.

Kini Tuchel berpeluang mempersembahkan trofi berikutnya untuk Chelsea. Keputusan menunjuk Tuchel sebagai pelatih bisa jadi salah satu keputusan terbaik The Blules beberapa tahun terakhir.

Sumber: EFL, Opta, Bola

Berita Olahraga