5 Partai Semifinal Liverpool bersama Jurgen Klopp, Cuma 1 yang Juara

5 Partai Semifinal Liverpool bersama Jurgen Klopp, Cuma 1 yang Juara

Jurgen Klopp sekali lagi membawa Liverpool ke partai semifinal. Kali ini semifinal Carabao Cup 2021/2022.

Liverpool menundukkan Leicester City dalam duel perempat final Carabao Cup 2021/2022, Kamis (23/12/2021). Duel alot menghasilkan skor imbang 3-3 selama 90 menit, laga dilanjutkan ke adu penalti dan Liverpool menang dengan skor 5-4.

Setelah mengalahkan Leicester City, Liverpool asuhan Jurgen Klopp kini telah memastikan tempat mereka di semifinal Piala Liga.

Pertandingan mendatang mereka melawan Arsenal akan menjadi yang keenam kalinya bagi Klopp terlibat di semifinal kompetisi besar bersama Liverpool.

Yuk flashback lima laga semifinal Liverpool bersama Jurgen Klopp, disadur dari Planet Football.


Piala Liga 2016

Setelah menggantikan Brendan Rodgers pada Oktober 2015, pertandingan keempat Klopp sebagai pelatih Liverpool adalah Piala Liga melawan Bournemouth di Anfield.

The Reds menang 1-0 dan kemudian mencatatkan kemenangan tandang 6-1 di Southampton pada babak kelima dan lolos ke semifinal.

Tendangan Jordan Ibe memberi mereka kemenangan tandang 1-0 di Stoke pada leg pertama, tetapi Marko Arnatovic mencetak satu-satunya gol di Anfield untuk membawa pertandingan ke adu penalti.

Liverpool keluar sebagai pemenang setelah mereka mencetak enam dari tujuh penalti dan Simon Mignolet menyelamatkan tendangan penalti dari Peter Crouch dan Marc Muniesa.

Mereka kemudian menghadapi Manchester City di final di Wembley tetapi kalah via adu penalti.


Liga Europa 2015 / 2016

Performa Liverpool yang tidak konsisten di liga pada 2015/2016 membuat Klopp memprioritaskan Liga Europa karena mereka ingin mengamankan tiket Liga Champions.

Setelah maju melalui babak penyisihan grup, mereka menyingkirkan FC Augsburg, Manchester United dan Borussia Dortmund sebelum bermain imbang melawan Villarreal di semifinal.

Pada leg pertama di Spanyol, Adrian Lopez mencetak gol penentu kemenangan pada injury time bagi tuan rumah.

Di Anfield, Liverpool menyamakan kedudukan secara agregat melalui gol bunuh diri Bruno Soriano sebelum Daniel Sturridge dan Adam Lallana menuntaskan kemenangan.

Pada partai final, Liverpool kalah dari Sevilla.


Piala Liga 2016 / 2017

Setelah mengalahkan Burton Albion, Derby, Tottenham dan Leeds United, Liverpool mencapai semifinal Piala Liga untuk musim kedua berturut-turut.

Mereka bermain imbang melawan Southampton dan gol Nathan Redmond memberi The Saints kemenangan leg pertama di St Mary’s.

Dengan tuan rumah mencari gol penyeimbang, Southampton membuka keunggulan pada menit-menit akhir dan Shane Long mencetak gol untuk membuat skor menjadi 2-0 secara agregat.

Liverpool pun tersingkir.


Liga Champions 2018

Setelah mengontrak Mohamed Salah, Andrew Robertson dan Virgil van Dijk, performa Liverpool naik level selama 2017/2018.

The Reds finis di puncak grup Liga Champions dan mencapai semifinal dengan mengalahkan Porto dan Manchester City.

Pasukan Jurgen Klopp tak bertemu Real Madrid dan Bayern Munich. Mereka bermain melawan AS Roma.

Pada leg pertama di Anfield, Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino memberi Liverpool keunggulan 5-0 sebelum Edin Dzeko dan Diego Perotti mencetak gol pada menit-menit akhir.

Meski kalah 2-4  di Stadio Olimpico setelah dua gol telat dari Radja Nainggolan, Liverpool masih agregat 7-6 dan mencapai final Liga Champions pertama mereka sejak 2007.

Di final, mereka kalah 1-3 dari Real Madrid.


Liga Champions 2018 / 2019

Setelah kalah di final Liga Champions 2018/2019 dari Real Madrid, Liverpool sangat ingin menjadi yang lebih baik pada 2019.

Mereka mencapai semifinal untuk musim kedua berturut-turut tetapi impian mereka pupus ketika Barcelona mengalahkan mereka 0-3 di Camp Nou pada leg pertama.

Liverpool, yang tanpa Salah dan Firmino yang cedera untuk leg kedua di Anfield, membutuhkan keajaiban untuk mencapai final.

Tapi Divock Origi memberi Liverpool harapan dengan gol awal sebelum pemain pengganti Georginio Wijnaldum mencetak dua gol dalam waktu 122 detik di babak kedua.

Dengan skor agregat imbang 3-3, Trent Alexander-Arnold dan Origi mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut.

The Reds kemudian menghadapi sesama tim Liga Inggris Tottenham di final dan memenangkan Liga Champions keenam.

Berita Olahraga